
Salah satu dari hal-hal yang hebat dari surat langsung (direct mail) - biasa maupun elektronik - adalah bahwa Anda mendapatkan respon yang segera dan dapat ditindak lanjuti. Email penjualan yang berhasil, menghasilkan sejumlah pesan balik, telepon langsung, penjualan yang dapat diperhitungkan. Selama bertahun-tahun, para direct marketer telah menetapkan beberapa rumus favorit yang tampaknya berhasil. Berikut ini adalah lima rumus favorit saya.
1. Ceritakan sebuah kisah.
Perhatikan bahwa banyak dari email penjualan yang Anda terima mengikuti metode ini. Sangat sulit menahan diri untuk tidak membaca sebuah kisah orang lain yang khususnya terdengar mirip dengan situasi yang kita alami. Orang-orang menyukai kisah-kisah sukses bahkan gossip seperti acara TV "Eko nge-gosip". Apalagi kisah tersebut memberi tahu kita caranya memperoleh kesuksesan untuk diri kita sendiri.
2. Surat dari Direktur.
Orang-orang merespek tulisan dari pemimpin perusahaan. Hal ini meminjamkan wewenang kepada pesan tersebut dan membuat pembaca merasa penting. Hal tersebut adalah sebuah cara yang bagus dalam menjual. Rumus ini juga dapat digunakan untuk memberitahu pembaca mengenai informasi di dalamnya.
3. Tawarkan sesuatu yang gratis.
Bisa jadi berupa kunjungan gratis atau diskon dari toko atau kantor Anda. Seorang dokter yang tinggal disamping jalan rumah saya menarik pasiennya dengan mengirimkan ratusan kartu pos yang menawarkan "diskon 10% untuk kunjungan pertama". Prospek yang tertarik kepada produk atau jasa Anda akan lebih menghargai penawaran selanjutnya. Tawarkan dalam bentuk Special Report, brosur, atau booklet gratis. (Omong-omong, email di bob@bjoconsulting.com atau telpon ke 08161663288 kalau Anda ingin Mas Bob buatkan Sales Email Letter yang emosional untuk produk anda).
4. Ajukan pertanyaan. "Apakah hari-hari Anda begitu menjengkelkan dan membuat frustasi?"
Ini adalah psikologi kuno yang bagus. Pada saat Anda mengajukan pertanyaan, pembaca terdorong untuk menjawab pertanyaan tersebut. Hal ini melibatkan pembaca secara mental ke dalam email penjualan dan penawaran Anda. Beberapa ahli mengatakan untuk mengajukan serangkaian pertanyaan yang menuntun resipien agar-agar masing-masing menjawab “ya”. Kemudian pertanyaan terakhir yang menyuruh pembaca untuk menjawab “ya” untuk suatu transaksi atau “deal” bisnis.
5. Tunjukkan masalah yang sedang dihadapi oleh prospek.
Hal ini adalah metode promosi klasik. Perhatikan hal ini dalam pemasaran dan iklan dimanapun. Arahkan perhatian para pembaca kepada masalah, kemudian buatlah masalah tersebut tampak buruk. Sewaktu Anda telah menetapkan masalah sebagai rintangan utama dalam kehidupan pembaca, perkenalkan jasa atau produk Anda sebagai solusinya. Tulislah subject email untuk merebut perhatian Kebanyakan email penjualan dimulai dengan sebuah headline yang langsung mempersembahkan poin utama. Subject bisa ditulis sedemikian rupa agar menggugah secara emosional: Juga selain itu ingat, dalam menyapa tidak cukup sekadar menulis : Hallo…., Halo ke siapa? Agar menggigit sebutkan NAMA MEREKA, sebaliknya daripada "Hallo Teman," atau "Hallo Para Orang Tua," "Hallo Pencinta Bola Basket," "Hallo Pemilik Mobil."kedengarannya TERLALU umum, bukan?
Tentu dalam hal ini Anda membutuhkan Sistem yang dapat mempersonalisasi setiap calon pembaca Anda, sebaliknya daripada "Copy & Paste",
lihat topik tentang http://www.bjoconsulting.com/mesin_emarketing.htm.
Termasuk juga tambahan yang disebut N.B. atau P.S. pada akhir surat Anda. Studi menunjukkan bahwa kebanyakan pembaca langsung melompat ke N.B. sebelum membaca yang lainnya! N.B. harus dengan singkat mengemukakan kembali pokok utama penawaran anda. Akhirnya, tekankan manfaat daripada fitur. Bagaimana manfaat jasa atau produk kita meningkatkan kualitas hidup, pekerjaan, atau dompet kastemer. Manfaat dari penawaran Anda mungkin jelas bagi Anda, namun jangan serahkan pengetahuan mereka terhadap jasa atau produk Anda. Tekankan manfaatnya. Hubungkan mereka pada fitur dari penawaran anda. Email penjualan dapat menjadi sarana pribadi yang luar biasa untuk memperkenalkan orang-orang kepada produk, jasa, organisasi, atau ide Anda. Dengan menggunakan beberapa ide dan rumus yang telah saya sebutkan di atas, Anda dapat membuat email penjualan yang sangat emosional yang membuahkan hasil.
Lihat disini bagaimana Anda pun dapat memiliki kemampuan seorang
http://www.bjoconsulting.com/kursus_emarketing.htm
Membuat dan mengirim brosur email berformat .HTML Email berbasis teks masih merupakan sarana komunikasi yang paling populer, akan tetap dengan adanya format email berbasis .html, kita bisa membuat email yang menarik yang berisi gambar-gambar, sekaligus link yang dapat diklik dan bahkan menggunakan formulir interaktif. Email .HTML memiliki tampilan yang mirip dan sama dengan halaman web. Dengan demikian foto-foto pun dapat dimasukkan. Menariknya email .html ini membuka jalan bagi digunakannya e-brosur dalam mempromosikan suatu produk atau bisnis ke target prospek yang memintanya sebaliknya daripada memfakskan brosur yang tidak memberikan hasil "what you fax is what they get", artinya Anda memfakskan brosur berwarna, namun hasil yang diterima hitam-putih.
Mengapa pas teknik ini, mengingat hampir semua perusahaan sudah memiliki email, dan memang sekarang sudah muncul mesin faks yang dapat menerima hasil faks yang berwarna, namun kendalanya adalah mesin pengirimnya harus sama, karena tidak kompatibilitas kalau mesinnya berbeda. Beberapa perusahaan di Indonesia juga sudah menerapkan email .html untuk brosur-brosurnya mereka sebaliknya daripada mereka memfakskan brosur mereka ke prospek.
Minta info di sini, untuk mengetahui beberapa perusahaan di Indonesia yang menggunakan brosur email dalam pemasaran produk-produk mereka berikut komentar mereka ke email:
marketing@bjoconsulting.com
Jadi sering kali digunakan sebagai sarana yang berharga dalam kampanye pemasaran langsung. Yang jelas langsung dapat dilihat di bagian preview-nya dan bukan dalam bentuk attachment, yang membuat orang malas untuk membukanya. Sekarang popularitas email .HTML sudah melebih dari popularitas email berbasis .txt. Di Indonesia sendiri, 92% pengguna email mendukung email .html, mengingat juga kebanyakan dari mereka menggunakan sistem OS berbasis Microsoft. Kalaupun mereka menggunakan email gratisan, seperti yahoo.com dan hotmail.com maupun penyedia email gratisan yang berbasis Indonesia seperti telkom.net atau plasa.com mereka pun support dengan email .html. Sekarang kita lihat dulu manfaat dengan memanfaatkan brosur email dalam promosi bisnis kita :
• Menarik mata
• Grafik, foto, ikon, link yang dapat diklik, huruf-huruf yang berbeda, formulir interaktif dapat dimasukkan ke dalamnya.
• Lebih interaktif dengan pelanggan Anda
• Kebanyakan digunakan oleh para pemasang iklan, dan bagi konsumen yang koneksi internetnya menggunakan bandwidth yang lebih bagus, pasti mereka tidak keberatan untuk menggunakan brosur email.
• Tampilan iklan terlihat lebih efektif
• Hampir kebanyakan program email support .html (mis : Outlook Express, Outlook, Eudora, Netscape Communicator, Hotmail, Rocketmail, AOL, Yahoo, Web TV).